Wabup Murung Raya Buka Pelatihan Pengelolaan Limbah Fasyankes di Palangka Raya
Puruk Cahu-, Warta Borneo News- — Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, secara resmi membuka kegiatan pelatihan pengelolaan limbah fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) di Hotel Aquarius, Kota Palangka Raya, Jumat (16/5). Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam mengelola limbah medis dan non-medis demi menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Pelatihan yang digelar dengan dukungan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Kalteng ini diikuti oleh 20 peserta yang berasal dari sejumlah Puskesmas di wilayah Murung Raya. Para peserta terdiri atas tenaga kesehatan dengan latar belakang pendidikan kesehatan lingkungan, termasuk pemegang program kesehatan lingkungan meski bukan sanitarian murni.
“Kami bersyukur pelatihan ini didukung oleh Bapelkes Kalteng yang telah terakreditasi A. Ini menjadi jaminan kualitas dalam peningkatan kompetensi tenaga kesehatan kita,” ujar Rahmanto dalam sambutannya.
Menurutnya, kegiatan ini adalah bentuk nyata tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam menjamin terciptanya lingkungan yang sehat di seluruh fasilitas layanan kesehatan.
“Setiap aktivitas di fasilitas kesehatan pasti menghasilkan limbah, baik domestik maupun limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Karena itu, pengelolaan limbah yang tepat sangat penting agar tidak berdampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat,” tegas Rahmanto.
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan ilmu dari pelatihan tersebut, terutama bagi peserta yang berasal dari Puskesmas yang belum memiliki tenaga kesehatan lingkungan tetap. Rahmanto berharap peserta dapat menularkan pengetahuan yang didapat kepada rekan-rekan mereka di lapangan.
Selain itu, peserta juga dijadwalkan untuk mengikuti sesi praktik lapangan di dua Puskesmas di Kota Palangka Raya, sebagai bagian dari pelatihan terpadu.
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Plt Sekretaris Daerah Murung Raya Sarwo Mintarjo, Kepala Dinas Kesehatan Suwirman Hutagalung, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Putu Suranta.
(Red)