Distranaker Murung Raya Genjot Peluang Kerja Lokal dan Tingkatkan Keterampilan Warga
PURUK CAHU, Warta Borneo News– Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distranaker) Kabupaten Murung Raya terus memperkuat upaya penyerapan tenaga kerja lokal melalui berbagai program strategis serta kolaborasi dengan perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.
Kepala Distranaker Murung Raya, Hendra Hadikusuma, S.STP, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen membuka akses kerja seluas-luasnya bagi masyarakat setempat. Hal itu disampaikannya saat ditemui pada Kamis, 2 April 2026, di kantor Distranaker.
Menurut Hendra, salah satu fokus utama dinas adalah memastikan masyarakat lokal memiliki peluang yang besar untuk bekerja, baik melalui penyebaran informasi lowongan kerja maupun fasilitasi langsung kepada pencari kerja.
“Kami rutin memberikan informasi lowongan, baik melalui media sosial maupun secara langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa tenaga kerja yang tersedia terbagi dalam dua kelompok, yaitu yang sudah memiliki keterampilan dan yang belum. Distranaker berperan aktif menjembatani kedua kelompok tersebut agar dapat terserap di dunia kerja.
Selain itu, layanan pendukung seperti pembuatan kartu pencari kerja (kartu kuning) juga terus ditingkatkan guna mempermudah masyarakat dalam melamar pekerjaan.
Dalam hal hubungan industrial, Hendra menegaskan bahwa peran Distranaker adalah sebagai mediator antara perusahaan dan pekerja apabila terjadi perselisihan. Dinas hanya memberikan pendampingan dan penjelasan berdasarkan aturan yang berlaku, sementara keputusan tetap berada pada kedua belah pihak.
Beberapa kasus yang tidak dapat diselesaikan di tingkat kabupaten, lanjutnya, telah diteruskan ke tingkat provinsi untuk penanganan lebih lanjut.
Di sektor transmigrasi, pembinaan terhadap warga transmigran, khususnya di Desa Bohitom, terus dilakukan secara berkelanjutan. Kegiatan tersebut mencakup pelatihan serta pendampingan administrasi, termasuk dalam pengurusan hak atas lahan yang masih menghadapi kendala.
“Warga transmigran adalah bagian dari masyarakat Murung Raya. Kami terus mengupayakan pemenuhan hak-hak mereka,” jelasnya.
Hendra juga menekankan pentingnya peran Balai Latihan Kerja (BLK) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui berbagai pelatihan, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan keterampilan sehingga memiliki daya saing di dunia kerja.
“Pelatihan ini bertujuan mengubah tenaga non-skill menjadi tenaga terampil, sehingga mereka bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik atau bahkan membuka usaha sendiri,” tutupnya.
(Lan)