Anggota DPRD Murung Raya Ahmad Maulana Dorong Penguatan Pertanian Demi Ketahanan Pangan Daerah
Puruk Cahu, Warta Borneo News– Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Ahmad Maulana, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan sektor pertanian dan penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Murung Raya.
Pernyataan tersebut disampaikannya pada 10 Mei 2026 sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah berbasis potensi lokal.
Menurut Ahmad Maulana, sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, terutama di tengah tantangan kebutuhan pangan yang terus meningkat.
Ia menilai Kabupaten Murung Raya memiliki potensi lahan dan sumber daya yang cukup besar untuk dikembangkan menjadi sektor unggulan daerah.
“Pertanian merupakan salah satu sektor strategis yang harus terus mendapat perhatian bersama. Dengan pengelolaan yang baik, sektor ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujarnya.
Ia juga mendorong pemerintah daerah agar terus memberikan dukungan kepada para petani melalui program bantuan sarana produksi, peningkatan infrastruktur pertanian, pelatihan, hingga akses pemasaran hasil panen.
Menurutnya, dukungan yang berkelanjutan akan memberikan dampak positif bagi peningkatan produktivitas pertanian di Murung Raya.
Selain itu, Ahmad Maulana menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pengembangan sektor pertanian modern.
Ia berharap anak-anak muda di Murung Raya dapat melihat pertanian sebagai peluang usaha yang menjanjikan dan mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah.
DPRD Kabupaten Murung Raya, lanjutnya, siap mendukung berbagai kebijakan yang berpihak pada penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Hal tersebut dinilai penting guna mewujudkan kemandirian pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Murung Raya dapat terus berkembang dan menjadi salah satu pilar utama pembangunan daerah di masa mendatang.
(Pengki)