Antisipasi Penyakit Musiman, Dinkes Murung Raya Minta Seluruh Puskesmas Tingkatkan Kewaspadaan
Puruk Cahu, Warta Borneo News– Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya mengambil langkah preventif menghadapi musim kemarau dengan menginstruksikan seluruh Puskesmas untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya penyakit musiman. Kebijakan tersebut ditandai dengan diterbitkannya surat kewaspadaan dini kepada 17 Puskesmas di wilayah Kabupaten Murung Raya, Senin (13/7/2026).
Petugas Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Murung Raya, Jenny Yosepha, mengatakan surat tersebut merupakan upaya antisipasi agar seluruh fasilitas pelayanan kesehatan tetap siap memberikan penanganan apabila terjadi peningkatan kasus penyakit yang umum terjadi saat musim kemarau, seperti diare dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Melalui surat tersebut, Dinas Kesehatan meminta setiap Puskesmas meningkatkan pemantauan kasus, memastikan stok obat-obatan dan perlengkapan medis tetap tersedia, serta mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Jenny menjelaskan, hingga pertengahan Juli 2026 kondisi penyebaran diare dan ISPA di Kabupaten Murung Raya masih terkendali. Berdasarkan laporan dari Puskesmas, belum terdapat lonjakan kasus yang signifikan sehingga situasi masih dalam kategori normal.
"Kasus diare maupun ISPA masih relatif stabil. Namun, kewaspadaan tetap kami tingkatkan agar pelayanan kesehatan selalu siap apabila sewaktu-waktu terjadi peningkatan kasus," ujarnya.
Ia menambahkan, rata-rata Puskesmas maupun Puskesmas Pembantu (Pustu) menangani sekitar dua hingga tiga pasien diare setiap hari. Angka tersebut masih berada dalam batas normal dan terus dipantau melalui sistem pelaporan rutin.
Dinas Kesehatan juga meminta seluruh Puskesmas segera melaporkan apabila terjadi peningkatan kasus secara mendadak. Dengan pelaporan yang cepat, langkah penanganan dapat segera dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit yang lebih luas.
Melalui langkah antisipatif ini, Dinas Kesehatan Murung Raya berharap pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal selama musim kemarau, sekaligus mengajak masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat guna menjaga kondisi kesehatan.
(Rocky)