Dina Maulidah Terpilih Pimpin DPW Perempuan Bangsa Kalteng, Fokus Perkuat Kader dan Pemberdayaan Masyarakat
Puruk Cahu, Warta Borneo News– Musyawarah Wilayah (Muswil) Perempuan Bangsa Provinsi Kalimantan Tengah menetapkan Dina Maulidah sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Kalimantan Tengah periode 2026–2031 secara aklamasi. Kepercayaan tersebut menjadi langkah baru dalam memperkuat peran organisasi perempuan di bawah naungan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Dalam kepemimpinannya selama lima tahun ke depan, Dina berkomitmen membangun organisasi yang lebih solid, responsif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan perempuan di Kalimantan Tengah.
Ketua DPW PKB Kalimantan Tengah, Rahmanto Muhidin, menyampaikan bahwa terpilihnya Dina Maulidah diyakini akan semakin memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke seluruh daerah. Menurutnya, pengalaman Dina di bidang politik dan organisasi menjadi modal penting dalam mengembangkan Perempuan Bangsa sebagai wadah yang mampu mengakomodasi aspirasi kaum perempuan.
Dina Maulidah menegaskan, program kerja DPW Perempuan Bangsa Kalteng akan diarahkan pada peningkatan kapasitas kader, pemberdayaan ekonomi perempuan, pengembangan keterampilan, serta penguatan peran perempuan dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia menilai perempuan memiliki posisi strategis dalam mendorong kemajuan keluarga dan masyarakat. Karena itu, Perempuan Bangsa akan terus hadir melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung, mulai dari pembinaan usaha produktif hingga pendampingan terhadap aspirasi perempuan di tingkat akar rumput.
Selain menjalankan program pemberdayaan, kepengurusan baru juga akan memprioritaskan konsolidasi organisasi di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah agar seluruh program dapat berjalan efektif dan berkesinambungan.
Muswil yang dihadiri Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh, tersebut juga menegaskan pentingnya memperkuat konsep politik kehadiran, yaitu memastikan organisasi mampu hadir bersama masyarakat, memberikan solusi, serta berkontribusi terhadap pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.(Kspl)