Ad

Personel KP XVIII-1010 Ditpolairud Polda Kalteng Berikan Imbauan Bahaya Terorisme dan Paham Radikalisme Anti Pancasila kepada Masyarakat Pesisir

thumbnail


Pendulangan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif, Personel Kapal Polisi XVIII-1010 Ditpolairud Polda Kalteng melaksanakan kegiatan Polmas Perairan dengan memberikan imbauan kepada masyarakat pesisir terkait bahaya terorisme dan paham radikalisme anti Pancasila di wilayah DAS Arut Pendulangan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (31/8/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui sambang dan tatap muka secara langsung dengan masyarakat guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk ancaman yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan. Dalam kesempatan tersebut, personel mengajak masyarakat untuk bersama-sama menolak segala bentuk paham radikal yang bertentangan dengan ideologi Pancasila serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

Selain itu, masyarakat juga diimbau agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, khususnya informasi yang mengandung unsur provokasi, ujaran kebencian, maupun ajakan yang dapat mengarah pada paham radikalisme dan tindakan terorisme. Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan serta segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., melalui Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol. Dony Eka Putra, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan Polmas Perairan merupakan salah satu upaya kepolisian dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi kamtibmas, khususnya dalam mencegah berkembangnya paham radikalisme dan terorisme di lingkungan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat memahami bahaya terorisme dan paham radikalisme yang bertentangan dengan Pancasila, serta bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan menjunjung tinggi nilai toleransi dan Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, personel KP XVIII-1010 Ditpolairud Polda Kalteng juga mengajak masyarakat untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan pihak kepolisian. Dengan adanya sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini sehingga situasi keamanan di wilayah pesisir DAS Arut Pendulangan tetap aman, damai, dan kondusif. (Irg)

Baca Juga:
https://www.wartaborneonews.com/2026/09/personel-kp-xviii-1010-ditpolairud.html

Berita Terbaru

  • Personel KP XVIII-1010 Ditpolairud Polda Kalteng Berikan Imbauan Bahaya Terorisme dan Paham Radikalisme Anti Pancasila kepada Masyarakat Pesisir
  • Personel KP XVIII-1010 Ditpolairud Polda Kalteng Berikan Imbauan Bahaya Terorisme dan Paham Radikalisme Anti Pancasila kepada Masyarakat Pesisir
  • Personel KP XVIII-1010 Ditpolairud Polda Kalteng Berikan Imbauan Bahaya Terorisme dan Paham Radikalisme Anti Pancasila kepada Masyarakat Pesisir
  • Personel KP XVIII-1010 Ditpolairud Polda Kalteng Berikan Imbauan Bahaya Terorisme dan Paham Radikalisme Anti Pancasila kepada Masyarakat Pesisir
  • Personel KP XVIII-1010 Ditpolairud Polda Kalteng Berikan Imbauan Bahaya Terorisme dan Paham Radikalisme Anti Pancasila kepada Masyarakat Pesisir
  • Personel KP XVIII-1010 Ditpolairud Polda Kalteng Berikan Imbauan Bahaya Terorisme dan Paham Radikalisme Anti Pancasila kepada Masyarakat Pesisir
Ad
Ad