DUKUNG UMKM NAIK KELAS, DPRD MURUNG RAYA SIAP KAWAL DAN MONITORING PESERTA
Puruk Cahu, Warta Borneo News– Dukungan terhadap pelaku UMKM dalam Program UPPKA Naik Kelas terus mengalir. Salah satunya datang dari anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Lita Nofiana, yang menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh kegiatan tersebut selama tiga bulan ke depan.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan pelatihan dan mentoring peningkatan ekonomi pelaku usaha pemula di depan kantor BAPERINDA, Senin (6/4/2026).
Dalam wawancaranya, Lita Nofiana mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya terhadap para peserta yang dinilai sangat antusias, bahkan telah membawa produk UMKM masing-masing untuk ditampilkan.
“Pada acara hari ini luar biasa. Kita mendukung penuh kegiatan ini, termasuk selama tiga bulan ke depan. Semua peserta juga membawa produk UMKM mereka masing-masing, dan ini sangat membanggakan,” ujarnya.
Ia juga mengaku telah membeli sejumlah produk UMKM yang ditampilkan karena dinilai memiliki harga yang terjangkau serta cita rasa khas daerah.
“Saya sampai borong banyak tadi, karena harganya masih terjangkau dan rasanya juga khas. Ini yang harus kita dorong agar penjualannya bisa meningkat dan mampu bersaing dengan produk luar,” tambahnya.
Menurutnya, produk UMKM Murung Raya memiliki potensi besar untuk berkembang, bahkan bisa menjadi oleh-oleh khas yang diburu para pendatang.
“Kita harapkan nanti produk-produk ini bisa menjadi incaran pendatang di Murung Raya. Jadi kalau datang ke sini, wajib bawa oleh-oleh dari UMKM lokal kita,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa DPRD Kabupaten Murung Raya akan terus memberikan dukungan, termasuk dengan melakukan monitoring terhadap perkembangan peserta selama masa pelatihan.
“Dalam tiga bulan ke depan, kami juga akan ikut monitoring. Mungkin setiap minggu ada evaluasi, dan pertemuan bulanan untuk melihat perkembangan mereka,” jelasnya.
Diketahui, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 70 peserta yang merupakan perwakilan dari tiga kecamatan, dengan mayoritas peserta adalah ibu-ibu pelaku usaha.
Lita Nofiana pun mengaku terkesan dengan ragam produk yang ditampilkan, mulai dari berbagai jenis keripik hingga olahan lainnya yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut.
“Kita lihat nanti dalam tiga bulan ke depan, bagaimana peningkatan mereka, baik dari segi pengolahan maupun kemasan agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi,” tutupnya.(Dahli)